Tidak hanya meloloskan dua
regu ke babak final cerdas cermat antar pelaku PNPM Mandiri Perdesaan se
Kabupaten Bima, namun Sape tampil sebagai juara satu dan dua, disusul Ambalawi
dan Lambu. Secara mengejutkan juara diraih Sape II dengan nilai 1.000, Sape I
yakni 925, Ambalawi 800 dan lambu 400.
Gelar kapasitas pelaku PNPM Mandiri Perdesaan Kabupaten
Bima juga memberi penilaian kepada pelaku lainnya, seperti BKAD terbaik satu
diraih Kecamatan sape, disusul Lambu dan Sanggar. Demikian juga dengan UPK terbaik
diraih Sape, Lambu dan Belo.
Untuk
BP-UPK diraih Kecamatan Belo, Monta dan Lambu. Untuk pendamping local (PL)
diraih Syamsuddin dari Kecamatan Monta, Azhar dari Sanggar dan A Majid dari
Belo. Untuk SPP diraih kelompok Bahari Desa Nipa Kecamatan Ambalawi, Kelompok
Langgar II Desa Bugis Kecamatan Sape dan Kelompok Doro Balu Desa Sie Kecamatan
Monta.
Penghargaan
untuk PJOK diraih Kecamatan Donggo, Sanggar dan Wera. Sedangkan untuk lomba
karya tulis dengan tema Eksistensi PNPM Mandiri Perdesaan dalam Meretas Masalah
Kamiskinan di Kabupaten Bima diraih oleh Rafdah dari Kecamatan Belo, Khairul
Anas dari Lambu dan Auliah Azizah, operator komputer Fakab Bima. Untuk harapan
satu diraih Arifin dari Lambu, Muslimah dari Belo, dan Fahrurrahman dari
Kecamatan Monta.
UPK
Kecamatan Sape bahkan untuk tahun ini terbaik se NTB. Gelar kapasitasa ini
untuk memberi motivasi bagi pelaku PNPM untuk lebih meningkatkan kinerja dan
memahami aturan pelaksanaan.
Kepala BPMDes
Kabupaten Bima, Putarman, SE, saat itu hadir menyerahkan hadiah kepada
pemenang. Hadir juga Sekretaris BPMDes, Syafruddin Daud, SSos, Penanggungjawab
PJOK PNPM MPD Kabupaten Bima, Drs Yamin.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar